Investasi merupakan sebuah kegiatan menanamkan modal yang bisa berupa aset atau uang, dengan harapan suatu saat nanti akan mendapatkan keuntungan dari modalnya. Saat ini, banyak orang yang memanfaatkan fasilitas/harta yang dimiliki oleh mereka digunakan untuk investasi, entah itu di perusahaan jasa, produksi, pembangunan, ataupun lainnya.

Tak hanya orang yang sudah berpenghasilan untuk dapat melakukan kegiatan investasi, tetapi, pelajar maupun mahasiswa pun dapat melakukannya juga. Misalnya, pelajar atau mahasiswa yang dalam masa pendidikannya bisa menghasilkan uang, maka uang tersebut bisa diinvestasikan dan tentunya akan membawa keuntungan untuknya suatu saat nanti.

Bagi Anda yang masih pelajar maupun mahasiswa ingin berinvestasi, maka pastikan perusahaan atau organisasi yang akan Anda tanam modal harus aman dan tidak beresiko. Berikut ini merupakan 5 pilihan investasi rendah resiko yang cocok untuk pelajar dan mahasiswa:

1. Reksa Dana

Jenis investasi ini sangatlah populer untuk melakukan kegiatan penanaman modal/investasi bagi pelajar maupun mahasiswa di tahun 2021. Investasi ini tak hanya melakukan kegiatan investasi saja, akan tetapi, akan membuat Anda mengenal tentang dunia saham.

Di sini, para investor akan dibantu oleh seorang pengelola keuangan yang disebut dengan Manajer Investasi dalam melakukan kegiatan penanaman modal. Alurnya adalah, Anda harus membeli reksa dana yang selanjutnya akan dikumpulkan dengan investor-investor lainnya agar dapat memperoleh keuntungan.

2. Investasi logam mulia

Karena bersifat likuid yang mudah diperjual belikan, emas atau logam mulia dapat digunakan untuk investasi dari kalangan pelajar maupun mahasiswa. Jenis investasi logam mulia ini memiliki resiko dan inflasi yang cukup rendah.
Untuk para investor emas, jika suatu saat ada keperluan mendadak, maka dengan mudah Anda untuk menjualnya.
Karena memiliki resiko yang cukup rendah, keuntungan dari menginvestasikan emas ini relatif kecil, dengan kisaran antara 2 persen sampai dengan 4 persen saja/tahun.

3. Deposito

Investasi yang cocok dan rendah resiko untuk pelajar dan mahasiswa selanjutnya adalah deposito. Jenis investasi ini memiliki minim tingkat resiko dan mudah untuk pemula. Jika Anda menggunakan jenis investasi ini, maka akan langsung disimpan di sebuah bank dari jenis produk yang ditawarkan.

Deposito ini berbeda dengan simpanan biasa pada umumnya. Simpanan biasa dapat diambil kapan saja, sedangkan deposito tidak bisa diambil sampai dengan waktu yang telah ditetapkan dan disepakati sebelumnya.

Maka, pencairan atau pengambilan uang harus menunggu hingga jangka waktu yang telah ditentukan selesai. Lama jangka waktu dalam simpanan deposito ini biasanya selama 6 bulan, 1 tahun, 2 tahun, atau bisa saja lebih lama lagi.
Semakin lama jangka waktu maka semakin banyak pula bunga yang akan diperoleh, bunga yang diberikan kurang lebih 5-8% pertahun tidak termasuk potongan pajak yang akan memperoleh persentase 20%.

4. Investasi Lewat P2P Lending

Peer to peer lending ini adalah termasuk jenis investasi yang mulai booming dan mulai digemari oleh sebagian kaum belakangan ini. Modal yang minim contohnya Rp 100.000,00 anda sudah dapat ikut terjun kedalam system ini.

Cara kerja P2P ini adalah dengan mengumpulkan uang kedalam suatu wadah yang sudah disediakan secara resmi oleh pihak yang menyediakan jasa. Uang yang telah dikumpulkan akan disalurkan kepada suatu belah pihak yang membutuhkan modal untuk usahanya. Usaha yang membutuhkan modal salah satu contohnya adalah UMKM.

Dari investasi model ini anda dapat mendapatkan bunga yang sangat menggiurkan yaitu hingga mencapai angka 20%. Bunga ini diberikan sebagai imbalan dari modal yang sudah anda tanam di investasi ini.
Resiko investasi ini bisa dibilang cukup tinggi. Karena investasi ini termasuk investasi online dan tidak ada jaminan yang yang bisa menjadi patokan apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

5. Trading Saham

Trading saham termasuk kedalam kategori investasi untuk mahasiswa yang dibilang sangat menguntungkan. Sudah banyak mahasiswa yang ikut ke dalam investasi ini.

Trading saham memiliki tingkat return yang dibilang cukup tinggi, begitupun dengan resiko yang diperoleh pun berbanding lurus dengan tingkat returnnya yang tinggi itu. Tentu anda harus berpikir 2 kali jika ingin join atau mencoba trending saham ini.

Sesuai dengan nama yang dimilikinya yaitu trending saham, investasi ini berkegiatan untuk jual ataupun beli sebuah lembar saham yang harganya dapat dibilang cukup fluktuatif. Kenapa disebut harga fluktuatif? Karena harga yang dimiliki pastinya akan berubah dengan cepat dalam waktu yang sangat singkat.

 

Untuk para mahasiswa, anda tertarik dengan investasi yang mana? Pastikan anda sudah memikirkannya dengan matang ya. Bukan hanya memikirkan bunga atau keuntungan yang anda dapat. Melainkan juga resiko yang akan anda tanggung.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai investasi maupun ansuransi, Anda bisa mengunjungi website berikut ini, https://vinansio.com/.