Aksara Jawa yang terdiri dari dua puluh aksara dasar ini memang selalu diajarkan di bangku sekolah meskipun sudah berabad-abad diciptakan. Sebagai bentuk pelestarian budaya khususnya budaya Jawa, Aksara Jawa mestinya akan tetap diajarkan di salah satu mata pelajaran di bangku sekolah. Namun, dalam penulisan Aksara Jawa rupanya memiliki beberapa jenis yang mungkin belum banyak orang yang memahaminya, salah satunya adalah Aksara Murda. Penggunaan Aksara Murda tentunya memiliki ketentuan yang berbeda dengan jenis Aksara Jawa lainnya. Sudah pernah mendengar apa itu Aksara Murda tetapi belum mengetahui fungsi dan cara penulisannya? Perhatikan penjelasannya di bawah ini untuk lebih lengkapnya.

Pengertian Aksara Murda

Aksara Murda yaitu salah satu jenis Aksara yang terdapat dalam Aksara Jawa. Aksara ini berfungsi sebagai huruf kapital apabila dalam penulisan aksara latin. Penggunaan Aksara Murda ini dimaksudkan sebagai penghormatan dalam menulis nama orang dan atau apa saja, contohnya ketika menuliskan pangkat, atau kedudukan. Jumlah huruf yang terdapat dalam Aksara Murda adalah sebanyak tujuh, yakni Na, Ka, Ta, Sa, Pa, Ga dan Ba. Sedangkan penulisan Aksara Murda hanya bisa dilakukan di awal kalimat.

aksara murda

Penggunaan Aksara Murda

Sebenarnya penulisan Aksara Murda ini hampir sama seperti ketika menulis dengan Aksara Jawa pada umumnya, hanya saja ada beberapa aturan yang berlaku ketika akan meuliskan Aksara Murda, adapun aturannya adalah sebagai berikut:

  1. Aksara Murda tidak bisa bisa difungsikan sebagai sigeg (konsonan penutup suku kata)
  2. Penulisan Aksara Murda pada suatu kata hanya perlu menuliskan satu aksara pada satu kata paling depan. Namun, apabila tidak ada satu kata pun, penulisan Aksara Murda bisa bisa memakai aksara berikutnya. Selain itu, penulisan juga bisa dengan menuliskan keseluruhan Aksara Murda yang ditemui
  3. Aksara Murda yang ditulis harus dilengkapi dengan pasangan, sehingga akan menjadi berpasangan
  4. Dalam menulis, setiap satu kata cukup mengandung satu Aksara Murda

 

Contoh Aksara Murda

Untuk memahami cara penggunaan Aksara Murda dengan lebih mudah dan jelas, silakan memperhatikan contoh kata yang penulisannya menggunakan Aksara Murda berikut ini. Banyak juga orang yang belum terlalu mengetahui penggunaannya, sehingga dalam penulisannya masih mengalami beberapa kesalahan dan itu merupakan hal yang wajar.

aksara murda

Misalnya pada penulisan Nabi Nuh, penulisan Aksara Murda diletakkan pada awal kata, yakni Na. kemudian untuk Pangeran Puger, penulisannya juga di awal yakni Pa. Untuk yang ketiga, yakni Gusti Gandakusuma, penulisan Aksara Murda juga masih terletal di awal kata yaitu Ga (Gu).

Berikut adalah contoh lain penulisan Aksara Murda.

aksara murda

Perlu diingat kembali bahwa dalam penulisan Aksara Murda, apabila terdapat kata depan yang tidak termasuk Aksara Murda, bisa ditulis pada kata berikutnya, sehingga penulisannya bisa saja tidak pada awal kata.

 

Aksara Murda & Pasangannya

Seperti pada Aksara dasar (ha na ca ra ka), Aksara Murda juga memiliki pasangan di setiap aksaranya. Lalu apa sebenarnya fungsi dari pasangan Aksara ini? fungsinya adalah untuk mematikan konsonan dan melanjutkan dengan konsonan berikutnya. Contohnya adalah ketika menuliskan Surakarta, maka cara menulisnya adalah Ra-Ka-Ra-Ta diberi pasangan dari huruf Ta. Untuk lebih lengkapnya, di bawah ini adalah Aksara Murda beserta pasangannya.

aksara murda

Penutup

Setelah memahami sedikit penjelasan mengenai Aksara Murda dan penggunaannya, ternyata dalam menulis suatu kata dengan huruf-huruf Jawa sengatlah luas. Selain itu, dengan mempelajari aksara ini sama seperti halnya mempelajari kaidah penulisan yang sesuai dengan EYD jika dalam bahasa Indonesia.

Untuk dapat menulis kata dalam Aksara Jawa, pastikan Anda mempelajarinya urut dari yang paling awal, sehingga Anda akan dapat memahami cara penulisannya secara dasar terlebih dahulu, seperti pepet, taling tarung, wulu, dan sebegainya. Jika Anda belum mempelajari aksara dasarnya, maka Anda akan kebingungan untuk memahami Aksara Murda. Untuk belajar secara otodidak, banyak sekali platform online yang menyediakan pembelajaran mengenai Aksara Murda, entah itu melalui aplikasi HP, maupun situs-situs seperti sastra.org. Demikian artikel mengenai penjelasan Aksara Murda, semoga dengan penjelasan ini dapat membantu Anda dalam mempelajari Aksara Jawa.