Bagaimana sih cara menentukan KPI digital marketing yang efektif serta efisien? Cara menentukan KPI bisa dilakukan dengan menggunakan SMART. Ini adalah salah satu konsep yang sering digunakan oleh digital marketing agency sebagai alat penentu KPI digital.

Dengan menggunakan strategi marketing tanpa tujuan yang jelas, ini adalah kesalahan yang sangat fatal dalam bidang digital marketing. Sebab, Anda tidak mengetahui tujuan apa yang akan dicapai dan Anda juga tidak mengetahui data apa saja yang Anda perlukan.

Maka dari itu, semua orang perlu melakukan strategi dan cara menentukan KPI digital yang tepat. Simak mengenai cara menentukan KPI digital di bawah ini.

Pengertian KPI

KPI atau sering disebut dengn Key Performance Indicator merupakan salah faktor utama untuk melakukan digital marketing. Konsep KPI ini tidak hanya digunakan pada digital marketing saja, tetapi juga digunakan oleh bisnis yang menginginkan kesuksesan. Lalu bagaimana cara menentukan KPI Digital?

Cara Menentukan KPI Digital Marketing Agency

Dalam menentukan sebuah KPI, Anda perlu menggunakan beberapa konsep ini agar KPI digital yang Anda inginkan dapat terwujud dan sukses di masa yang akan datang. Beberapa konsep yang dapat membantu Anda dalam menentukan KPI sebagai berikut :

1. Specific

Cara pertama yang dapat digunakan untuk menentukan KPI digital yang efektif adalah specific. Cara ini hanya menggunakan 1 tujuan utama yang jelas dan dapat dijelaskan melalui 1 KPI. Contoh tujuan yang sangat jelas untuk dideskripsikan yaitu sebagai berikut : Anda menggunakan KPI dan memasang jasa iklan dapat membantu penjualan meningkat.

Dalam membuat dan menggunakan KPI, Anda tidak boleh menggunakan google ads untuk membesarkan akun Anda. Cara membesarkan akunnya bagaimana? Caranya yaitu dengan memanfaatkan google ads ini yang sebenarnya cara ini tidak diperbolehkan dalam pembuatan KPI.

Tetapi jika Anda dalam pembuatan KPI bersifat tidak spesifik dan jelas, maka strategi yang Anda jalankan ini akan terbuang sia-sia. Dan pada akhirnya akan berpengaruh pada hasil akhir yang Anda dapatkan.

2. Time Based

Cara yang dapat digunakan adalah Time Based yaitu batas waktu yang ditentukan. Apakah time based itu harus dalam hitungan hari, bulan, dan tahun? Ya, tentu ada tenggat waktu yang jelas. Dengan adanya tenggat waktu maka Anda dapat mengetahui perbandingan antara sebelum dan sesudahnya. Serta apakah langkah ini merupakan strategi yang cocok digunakan di masa yang akan datang atau tidak.

3. Measurable

Measurable memiliki arti yaitu KPI yang akan Anda tentukan harus terukur. Contohnya, peningkatan 40% setiap bulannya. Maka biaya akuisisi yang terbesar bisa sampai 30.000 dalam satu ads. Serta penambahan 50 sales tiap bulan dan lain sebagainya.

Hal yang dapat membuat KPI tidak teratur bisa berpotensi mengurangi efektivitas dari strategi. Karena Anda tidak mengetahui seberapa besar hasil yang akan Anda dapatkan nantinya dari strategi yang sekarang Anda gunakan. Anda mempunyai keinginan meningkatkan sales, namun Anda tidak mengetahui berapa besar sales yang akan Anda kejar.

Dan akhirnya Anda hanya dapat 1-2 sales saja serta pasti Anda sudah merasa cukup. Namun seharusnya Anda bisa mendapatkan lebih dari itu. Hal yang sebaiknya Anda ingat yaitu Anda tidak mungkin dapat langsung menentukan hasil secara tepat pada waktu pertama kali menggunakan sebuah strategi.

Waktu yang mungkin Anda perlukan adalah sekitar 1-2 bulan agar mengumpulkan data terlebih dahulu. Dan baru setelah mengumpulkan data, Anda dapat menentukan jumlah pasti dari target. Hal ini tentunya tidak membuat masalah, selama strategi ke depan akan mempunyai KPI yang terukur.

4. Attainable

KPI yang akan Anda buat juga harus bisa dicapai serta realistis. Sebagai contohnya Anda mempunyai keinginan pertumbuhan sales sebesar 100 sales dalam sebulan. Dan dengan budget iklan hanya dengan 100.000 dalam bulan yang sama. Apakah KPI seperti itu dapat dicapai serta realistis?.

Agar dapat membuat KPI yang realistis, Anda harus memerlukan data terlebih dahulu. Maka dari itu, Anda juga perlu melakukan testing 1-2 bulan pertama. Setelah itu Anda harus segera menentukan KPI yang tepat kemudian segera setelah proses testingnya selesai.

KPI yang tidak realistis memiliki potensi dapat membuat Anda keluar dari jalur. Maka Anda tidak bisa fokus pada strategi yang sedang Anda gunakan dan pada akhirnya malah hancur.

5. Relevan

Selain itu Anda juga harus mempertimbangkan relevansinya. Relevansi di antara KPI menggunakan strategi yang sedang Anda gunakan saat ini. Contohnya apakah relevan agar mengejar sales dari strategi menulis konten?.

Pada dasarnya tentulah tidak. Karena menulis konten sebenarnya Anda juga harus menentukan KPI awareness seperti halnya awareness dan traffic lebih dulu. Baru setelah itu Anda bisa menentukan KPI seberapa nilai dari rasio konversinya.

KPI yang tergolong relevan dapat membantu Anda dalam membuat strategi yang tepat tentunya. Anda juga dapat hasil yang sesuai serta tidak kehilangan arah saat menjumpai kegagalan dalam tengah proses menggunakan strategi.

Itulah tadi cara menentukan KPI untuk digital marketing agency yang efektif. Anda dapat menggunakan strategi KPI ini agar dapat mengoptimalkan tujuan yang jelas di masa yang akan datang.