Seragam kerja atau kantor menjadi pakaian wajib yang digunakan oleh orang yang bekerja di suatu perusahaan untuk menunjang lingkungan kerja yang terkesan kondusif. Maka tidak heran jika berbagai perusahaan memiliki seragam kerja masing-masing yang sudah diperhitungkan untuk pemilihan jenis bahan yang digunakan. Dengan pemilihan bahan kain yang tepat, tentunya akan membuat karyawan nyaman saat memakainya.

Pemilihan jenis kain untuk seragam kerja memang tidak boleh sembarangan. Terdapat beragam jenis bahan yang bisa kamu pilih, namun setiap bahannya memiliki karakteristik tersendiri. Sehingga kamu perlu memahami satu persatu jenis bahannya terlebih dahulu supaya tidak salah pilih.

Kriteria Bahan Kain Untuk Seragam Kerja

seragam kerja

Ada beberapa kriteria dalam memilih bahan kain untuk seragam kerja seperti jenis kain, karakteristik kain, dan kenyaman kain saat digunakan. Berikut ini beberapa macam jenis kain yang sering digunakan untuk pembuatan seragam kerja.

1. Kain Drill

Kain drill adalah sebuah kain yang umumnya digunakan untuk pembuatan baju seragam kerja. Jenis kain drill ini merupakan campuran bahan katun dan juga polyester, yang nyaman digunakan saat beraktivitas dan juga tahan lama. Selain itu, kain drill ini juga banyak digunakan untuk hiasan bordir karena kekuatan kainnya. Jenis kain drill memiliki banyak nama, tergantung dari ukuran serat, ketebalan, dan pabrik yang memproduksi.

Jenis- jenis kain drill :

a. American drill

American drill memiliki ketebalan yang medium dan ukuran serat kain yang sedang. Jenis kain ini terdapat banyak merek di pasaran, tergantung dari pabrik yang memproduksinya seperti American unione, American victoria dan American verlando. Tekstur dari kain american drill ini yaitu halus, serta bisa menyerap keringat dengan baik sehingga adem saat dipakai.

b. Kato drill

Ukuran serat kain drill ini sama dengan kain american drill, hanya saja lebih tebal dan sedikit lebih kaku. Jika kamu menyukai jenis kain yang tebal dan kaku, kato drill ini sangat cocok untuk kamu gunakan. Hanya saja jenis kain ini tidak memiliki banyak pilihan warna.

c. Castilo drill

Bahan yang satu ini memiliki ketebalan yang cukup tipis, dan lebih lentur dibandingkan dengan American drill, tetapi ukuran serat kainnya sama seperti American drill. Kelebihan dari castilo drill yaitu dapat menyerap keringat dengan baik, karena kandungan katun yang lebih dominan daripada polyester. Namun kekurangannya adalah kelenturan dan lebih tipis dari kain drill lainnya.

d. Nagata atau japan drill

Jenis kain nagata ini memiliki karakteristik yang lebih tebal dari American drill. Tekstur dan serat benangnya besar, sehingga banyak digunakan sebagai seragam kerja lapangan. Selain itu, juga bisa menyerap keringat dengan baik karena ketebalan dan kombinasi katun yang lebih banyak daripada polyesternya.

e. Taipan tropical

Salah satu kain yang paling diminati, karena karakteristik bahannya yang nyaman adalah kain taipan tropical. Selain itu kain ini juga tidak mudah luntur, ketahanan warna yang baik, dan juga tidak mudah kusam jika dipakai dalam waktu yang lama. Dari sekian banyak jenis bahan drill, taipan tropical ini merupakan satu jenis yang harganya cukup tinggi. Namun meskipun begitu kamu akan mendapatkan jaminan kenyamanan untuk beraktivitas sehari-hari.

2. Kain Oxford

Bahan kain oxford ini cukup sering digunakan, dengan karakteristik bahannya yang lebih tipis dan benang yang kecil. Kelebihan dari kain oxford yaitu ringan dan serat kainnya tipis, sehingga tidak panas saat digunakan. Harganya juga bisa dikatakan lebih murah dibandingkan dengan bahan drill.

Kekurangan kain oxford yaitu pada area yang dibordir, pada area ini akan terlihat lebih mengkerut sehingga mengurangi estetika keindahan seragam secara umum. Solusinya adalah dengan menggunakan metode bordir badge, atau bordir tempel. Dimana semua bordir sudah diaplikasikan di kain lain, kemudian dijahit pada kain oxford.

3. Kain kanvas

Kain kanvas memang cukup panas saat digunakan, tidak seperti bahan drill pada umumnya. Kain kanvas ini selain digunakan untuk seragam kerja juga bisa digunakan untuk jaket, celana, bahkan tas. Bahan kanvas ini sangat cocok digunakan untuk membuat kemeja, namun untuk tas komposisi bahannya berbeda.

Untuk pembuatan kemeja biasanya memiliki komposisi katun yang lebih dominan, sedangkan kanvas untuk tas lebih dominasi ke polyester, supaya tahan terhadap percikan air. Bahan kain kanvas yang bisa digunakan untuk membuat kemeja biasanya bermerk kanvas oxford, kanvas marsoto, dan sebagainya.

baca juga: Pilihan Seragam Kerja Keren Dengan Desain Modern

4. Kain ripstop

Kain ripstop memiliki karakteristik yang kurang lebih sama dengan kain kanvas. Jenis kain ini cukup kuat dan tebal, sehingga sering digunakan untuk seragam PDL dan kemeja adventure. Yang membedakannya hanyalah motif kain yang biasanya berbentuk garis kotak-kotak kecil, seperti kain kanvas yang tidak memiliki motif. Motif kain ini bukan warna, tetapi seperti garis-garis pada permukaan kain.

5. Kain denim/chambray

Bahan denim merupakan bahan kemeja yang cukup banyak diminati, biasanya bahan ini digunakan untuk jenis pakaian celana. Tetapi untuk jenis denim tertentu dapat digunakan untuk pakaian kemeja dan seragam kerja. Bahan denim yang digunakan untuk kemeja pastinya lebih tipis dari bahan kain untuk celana. Serat kain denim berukuran kecil dan cukup lentur daripada bahan kanvas atau ripstop, sisi dalam kain juga berbeda warna dengan sisi luarnya.