Momen Inersia adalah pelajaran fisika yang perlu dipahami oleh siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Apakah Anda sudah paham dengan konsep momen inersia? Jangan khawatir, artikel kali ini akan membahas lengkap tentang momen Inersia, mulai dari pengertian, rumus, hingga contoh momen inersia dalam kehidupan sehari-hari.  

Selain berfungsi untuk memahami soal-soal fisika, memahami momen inersia juga bisa diterapkan pada kehidupan sehari-hari. Jadi tidak ada ruginya Anda belajar momen inersia ini untuk keperluan pelajaran atau manfaat kehidupan sehari-hari. Berikut ini penjelasan tentang pengertian momen inersia yang perlu Anda ketahui untuk mengenal jenis hingga rumus momen inersia lebih lanjut.

Pengertian Momen Inersia

Inersia adalah kondisi dimana kecenderungan suatu benda untuk mempertahankan keadaanya, baik itu bergerak atau tetap diam. Dengan kata lain, Inersia juga disebut dengan istilah kelembaman benda. Itu lah sebabnya hukum Newton 1 juga dikenal dengan istilah Hukum Inersia atau Hukum Kelambanan karena memiliki konsep yang sama. Dalam Hukum Inersia, benda yang susah bergerak disebut memiliki momen inersia yang besar. Selanjutnya bumi disebut memiliki momen inersia rotasi karena selalu dalam keadaan rotasi.

Karena inersia adalah sebuah ukuran, maka momen dapat diartikan sebagai gaya yang merupakan hasil kali antara gaya dengan momen lengannya. Jadi ukuran dari kecenderungan atau kelambanan suatu benda untuk melakukan rotasi pada porosnya masing-masing adalah momen inersiai. Besarnya jumlah momen inersia pada benda dipengaruhi oleh beberapa faktor, yakni massa benda, bentuk benda, letak sumbu putar, dan jarak ke sumbu putar benda (lengan momen). 

Rumus Momen Inersia

Rumus di atas menunjukan bahwa momen inersia mempunyai titik partikel, yakni massa (m) yang melakukan gerak rotasi pada sumbu jari-jari (R). Jadi momen inersia dapat ditunjukan dengan hasil perkalian massa partikel dengan jarak partikel kuadrat menuju sumbu putra (jari-jari (R)). Rumus momen inersia adalah I = m x R².

Keterangan Rumus:

I = Momen Inersia (kg. m²)

m = Massa Partikel (kg)

R = jari-jari rotasi (m)

Perlu Anda tahu bahwa benda yang terdiri dengan susunan partikel (titik), jika bergerak atau melakukan gerakan rotasi maka benda tersebut akan mempunyai momen inersia yang sama. Momen Inersia benda tersebut dapat dihasilkan dari jumlah dari momen inersia beberapa partikel penyusunya tersebut. Sehingga rumusnya menjadi:

1. Rumus Momen Inersia Jika Benda Berotasi

Benda tegar yang memiliki susunan masa berlanjut atau tidak bisa diuraikan, momen inersianya bisa dihitung dengan rumus metode integral seperti berikut ini:

2. Rumus Momen Inersia Jika Sumbu Putarnya Tidak Berada Pada Pusat Masa

Benda yang mempunyai sumbu berada pada pusat masa disebut juga dengan momen inersia pusat masa. Jika sumbu putar benda tersebut tidak berada pada pusat masa, maka momen inersianya dapat dihitung dengan rumus berikut ini:

Selain rumus momen inersia pada benda-benda di atas, ada pula beberapa rumus momen inersia untuk benda yang memiliki bentuk beraturan dan berotasi lainnya. berikut ini tabel rumus momen inersia pada benda-benda yang memiliki bentuk beraturan dan rotasi pada sumbu tertentu. 

Sumber foto: pengajar.co.id

Rumus-rumus momen inersia di atas menunjukan bahwa konsep momen inersia bisa kita gunakan di dalam kehidupan sehari-hari terhadap benda yang kita temui di sekitar kita. Agar lebih memahami konsep momen inersia dalam kehidupan sehari-hari, berikut ini contoh momen inersia yang bisa jumpai di sekitar lingkungan Anda: 

Contoh Momen Inersia Dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Contoh Momen Inersia Saat Menggunakan Sepeda Motor

Anda pasti sudah tidak asing dengan penggunaan sepeda motor di jalanan. Misalnya Anda mendapati sepeda motor yang melaju kencang lalu secara tiba-tiba terem. Nah saat peristiwa itulah terjadi momen inersia dimana sepeda motor memiliki kecenderungan untuk mempertahankan geraknya dengan cara mengerem.  

  • Contoh Momen Inersia Pada Benda Diam

Banyak contoh momen inersia pada diam, misalnya selembar kertas HVS di atas meja yang diberi penghapus di atasnya. Saat Anda menarik kertas HVS-nya dengan cepat, maka penghapus tersebut akan tetap pada posisi yang sama, yakni tinggal di atas meja. Hal ini menunjukan bahwa kerja momen inersia pada benda yang cenderung mempertahankan keadaannya yang diam.

  • Contoh Momen Inersia Pada Permainan Ski Es

Pada permainan ski es, torsi yang dikerjakan es jumlah kecil. Sedangkan jumlah momentum anguler pada pemain ski akan mendekati konstan. Sehingga momen inersia badanya terhadap sumbu vertikal akan berkurang saat ia menarik tanganya ke dalam tubuh mereka. Itu lah yang menyebabkan kecepatan anguler tubuh pemain ski akan semakin bertambah. Hal ini menunjukan momen inersia yang membuat pemain ski es berputar dengan laju yang lebih cepat 

  • Contoh Momen Inersia pada Jaw Crusher

Pada industri pertambangan, industri metal, konstruksi, pembangunan jalan tol, pembangunan rel kereta, dan industri kimia biasaya menggunakan alat Jaw Crusher. Cara kerja alat ini adalah mengandalkan kekuatan motor dengan roda, poros eksentrik yang dikendalikan oleh sabuk segitiga dan slot wheel untuk membuat Jaw Crusher bergerak secara bersamaan. Sistem kerja alat ini menggunakan konsep momen inersia yang memiliki titik partikel dengan kecenderungan tertentu pada porosnya. 

Nah, itulah penjelasan tentang momen inersia, mulai dari pengertian, rumus, sampai contoh momen inersia di kehidupan sehari-hari. Apakah Anda masih kesulitan memahami konsep momen inersia? Anda bisa mempelajarinya secara perlahan dan perbanyak latihan soal jika ingin mahir menjawab soal-soal tentang momen inersia. Selamat belajar.