Mahasiswa yang sedang kuliah di fakultas keguruan, pasti sering bertanya-tanya dengan orang lain bagaimana pekerjaan yang akan dipilih setelah lulus. Terdapat 2 opsi yang perlu dipilih seorang mahasiswa, yaitu ikut PPG(Program Pendidikan Profesi Guru) atau melanjutkan ke jenjang S2. Lalu, apa perbedaan dari PPG dan S2?

PPG biasanya difokuskan dengan pelatihan yang wajib diikuti oleh calon guru agar menjadi guru yang profesional. Biasanya PPG ini berlangsung selama 6 bulan sampai 1 tahun. Berbeda halnya dengan S2, S2 diperuntukkan bagi mahasiswa yang tidak menginginkan menjadi seorang guru, tetapi lebih diprioritaskan menjadi dosen.

Kira-kira, setelah menjadi guru mending lanjut S2 atau ikut PPG? Yuk, Simak ulasan lengkapnya dibawah ini!

Mending Lanjut S2 atau Ikut PPG?

Dalam menentukan pilihan, pasti butuh analisa yang tepat agar tujuan yang hendak dicapai berjalan maksimal. Oleh karena itu, Ada perlu mengetahui beberapa keuntungan dan tantangan dalam mengikuti PPG dan melanjutkan S2. Berikut ini beberapa keuntungan dan tantangan yang bisa Anda dapatkan yaitu sebagai berikut :

Keuntungan Mengikuti PPG

1. Biaya Kuliah Selama Mengikuti Program PPG disubsidi Oleh Pemerintah

Keuntungan yang akan Anda dapatkan ketika mengikuti PPg yaitu pemerintah akan membayarkan peserta PPG sampai lulus. Selain itu, peserta yang mengikuti program ini ditempatkan di asrama selama pelaksanaan PPG. Jadi, Anda tidak perlu lagi memikirkan biaya kuliah.

2. Lulusan PPG mendapatkan sertifikat Pendidik

Peserta PPG yang telah menyelesaikan pendidikannya berhak mendapatkan sertifikat pendidik sebagai apresiasi telah lulus. Selain itu, PPG juga bisa mendapatkan tunjangan sertifikasi, dimana syaratnya harus bisa mendapatkan tunjangan dengan mempunyai NUPTK.

3. Peluang Kerja Lebih Luas dan Banyak

Perekrutan guru dan tenaga pendidik syarat utamanya yaitu harus membutuhkan sertifikat pendidik. Sehingga, orang yang mengikuti program PPG peluang kerjanya lebih luas.

Kira-kira sudah ada pikiran ingin mengikuti PPG? Jika Anda mengikuti program ini peluang Anda menjadi seorang guru lebih besar karena Anda sudah mendapatkan sertifikat pendidik.

Selain keuntungan, beberapa tantangan yang harus Anda lalui selama mengikuti program ini yaitu sebagai berikut :

Tantangan Mengikuti PPG

1. Seleksi Penerimaan Calon PPG yang Cukup Ketat

Jika Anda mempunyai niat yang besar untuk mengikuti program PPG, maka Anda sebaiknya membekali diri Anda dengan berlatih soal yang akan menjadi bahan acuan tes pada saat seleksi PPG. Selain itu, ada juga beberapa tahapan yang perlu Anda lalui selama seleksi PPG, yaitu mulai dari seleksi administrasi dan melakukan seleksi TPA dan TKB.

2. Diasramakan Selama 1 Tahun

Bagi Anda yang mengikuti program PPG Anda harus bersiap-siap diasramakan selama 1 tahun, yaitu selama proses pelatihan berlangsung. Biasanya asrama yang digunakan yaitu berlokasi di kampus atau tempat pelaksanaan PPG. Artinya, Anda harus menyesuaikan diri dengan tempat baru dan peserta PPG lainnya.

3. Peserta PPG Harus Siap Digenjot Secara Maksimal

Tantangan yang harus Anda lalui ketika mengikuti program PPG ini adalah harus kuat mental. Dengan menyandang sebagai seorang guru profesional, pastinya peserta PPG akan mendapatkan pelatihan yang sangat maksimal. Mulai dari mempunyai kemampuan intelektual, afektif dan psikomotor.

Jadi, Anda perlu menyiapkan kesehatan fisik dan mental sangat diperlukan ketika Anda ingin mengikuti program PPG ini.

Rincian Biaya Sertifikasi Guru (PPG)

Berikut ini beberapa program PPG yang terbagi dalam 2 jenis, yaitu sebagai berikut :

1. PPG Dalam Jabatan

Program PPG ini tidak hanya untuk guru yang berstatus PNS, tetapi juga untuk guru honorer. Berikut ini beberapa syarat PPG jabatan antara lain :

  • Peserta merupakan guru di lingkungan kemendikbud dan belum mempunyai sertifikat.
  • Sudah terdaftar dan mempunyai NUPTK.
  • Masih aktif mengajar.
  • Lulus minimal jenjang S1 atau D4.
  • Usia maksimal peserta 58 tahun.
  • Sehat jasmani dan rohani.

Guru yang mendaftar program PPG ini melalui tahapan test. Setelah dinyatakan lulus, guru akan diminta konfirmasi dan bersedia mengikuti program PPG daljab. Kemudian melakukan registrasi online setelah peserta ditetapkan. Untuk biaya PPG dalam jabatan tidak dibebankan pada guru alias Gratis.

Guru yang lulus seleksi akan ditanggung oleh pemerintah. Biaya tersebut diambil dari APBN dan APBD yang kemudian langsung dibayarkan oleh pihak penyelenggara PPG.

2. PPG Prajabatan

PPG Ini merupakan program pendidikan bagi orang-orang yang berminat menjadi seorang guru. Program PPG ini mencari lulusan S1 atau D4 di bidang pendidikan. Terdapat 2 jalur PPG prajabatan yaitu sebagai berikut :

  • PPG Bersubsidi

Jalur ini merupakan jalur beasiswa. Calon peserta PPG akan mendapatkan bantuan pembiayaan langsung dari pemerintah.

  • PPG Swadana

Jalur ini membebankan peserta PPG dengan membayarkan biaya sekitar 7,5 juta sampai 9,5 juta per semesternya. Secara nominal, biaya ini tergolong cukup mahal. Akan tetapi, biaya ini masih dianggap rendah dibandingkan dengan biaya pendidikan lainnya.

Tunjangan Untuk Guru yang Memiliki Sertifikasi

Pada peraturan pemerintah No.15 Tahun 2019, terdapat perhitungan bagi tunjangan guru yang memiliki sertifikasi.

Berikut ini tunjangan untuk guru yang memiliki sertifikasi.

1. Golongan Pertama

  • Golongan 1A yaitu berkisar antara Rp 1,56 juta sampai Rp 2,33 juta.
  • Golongan 1B yaitu berkisar antara Rp 1,7 juta sampai Rp 2,47 juta.
  • Golongan 1C yaitu berkisar antara Rp 1,77 juta sampai Rp 2,57 juta.
  • Golongan 1D yaitu berkisar antara Rp 1,85 juta sampai Rp 2,68 juta.

2. Golongan Kedua

  • Golongan 2A yaitu berkisar antara Rp 2,02 juta sampai Rp 3,37 juta.
  • Golongan 2B yaitu berkisar antara Rp 2,2 juta sampai Rp 3,51 juta.
  • Golongan 2C yaitu berkisar antara Rp 2,3 juta sampai Rp 3,66 juta.
  • Golongan 2D yaitu berkisar antara Rp 2,39 juta sampai Rp 3,82 juta.

3. Golongan Ketiga

  • Golongan 3A yaitu berkisar antara Rp 2,57 juta sampai Rp 4,23 juta.
  • Golongan 3B yaitu berkisar antara Rp 2,68 juta sampai Rp 4,41 juta.
  • Golongan 3C yaitu berkisar antara Rp 2,8 juta sampai Rp 4,6 juta.
  • Golongan 3D yaitu berkisar antara Rp 2,92 juta sampai Rp 4,79 juta.

4. Golongan Keempat

  • Golongan 4A yaitu berkisar antara Rp 3,04 juta sampai Rp 5 juta.
  • Golongan 4B yaitu berkisar antara Rp 3,17 juta sampai Rp 5,21 juta.
  • Golongan 4C yaitu berkisar antara Rp 3,3 juta sampai Rp 5,43 juta.
  • Golongan 4D yaitu berkisar antara Rp 3,44 juta sampai Rp 5,66 juta.
  • Golongan 4E yaitu berkisar antara Rp 3,59 juta sampai Rp 59 juta.

Keuntungan Apabila Lanjut Kuliah S2

1. Dapat Meningkatkan Kemampuan Dan Skill

Apabila setelah menjadi guru Anda memutuskan untuk lanjut kuliah S2, maka telah dipastikan kemampuan dan skill Anda akan meningkat. Mengapa demikian? Yaitu karena metode pembelajaran dan pengajaran yang diterapkan di perkuliahan S2 mempunyai standar yang cukup tinggi.

Selain itu mahasiswa juga nantinya akan diajarkan oleh tenaga pengajar yang profesional yang ahli dibidang tersebut. Kemudian, selama masa perkuliahan mahasiswa akan diberi tugas yang berbobot supaya dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa.

2. Bisa Bertemu Dengan Orang-Orang Hebat

Keuntungan apabila lanjut kuliah S2 yang berikutnya adalah Anda nantinya akan bertemu dengan orang-orang hebat. Contohnya orang yang telah mempunyai pekerjaan dan juga jabatan tinggi.

Atau juga bertemu dengan orang yang survive yang dapat membiayai kuliahnya sendiri. Akan tetapi, hal yang sangat pasti apabila Anda lanjut kuliah S2 yaitu Anda nantinya akan mempunyai teman yang berkualitas dan juga banyak relasi.

3. Mendapat Gelar Master

Mahasiswa yang sudah menyelesaikan perkuliahan di jenjang S2 akan mendapat gelar “master”. Yaitu sesuai dengan latar belakang dari jurusan yang Anda pilih.

4. Akan Semakin Banyak Memiliki Peluang Lapangan Kerja

Keuntungan apabila lanjut kuliah S2 selanjutnya yaitu akan semakin banyak memiliki peluang lapangan kerja. Jika Anda lanjut S2 maka prospek lapangan kerja akan semakin luas. Terdapat banyak sekali lapangan pekerjaan yang tersedia untuk lulusan S2. Apalagi jika jurusan kekhususan yang Anda pilih banyak dibutuhkan dalam dunia kerja.

5. Akan Semakin Disegani Serta Dihargai

Keuntungan apabila lanjut kuliah S2 yang terakhir yaitu orang yang ada disekitar Anda kan semakin menghormati serta menghargai diri Anda. Walaupun hal ini bukan tujuan Anda kenapa memilih lanjut S2.

Sejatinya, melanjutkan kuliah ke jenjang S2 setelah menjadi guru merupakan suatu jalan agar dapat membantu orang lain lewat skill. Dan juga kemampuan yang Anda dapatkan sewaktu kuliah S2. Akan tetapi, selain keuntungan diatas kuliah S2 juga mempunyai tantangan tersendiri. Tantangan lanjut S2 adalah sebagai berikut.

Tantangan Apabila Lanjut Kuliah S2

1. Seleksi Penerimaan Mahasiswa S2 yang Sangat Ketat

Tantangan pertama yang harus Anda lewati apabila lanjut kuliah S2 adalah seleksi penerimaan mahasiswa S2. Biasanya, terdapat 3 tes yang diberikan ketika seleksi penerimaan mahasiswa S2. Antara lain yaitu tes toefl atau tes kemampuan berbahasa inggris, tes kesehatan, dan juga tes intelegensi.

Pada tes intelegensi serta tes kesehatan ini tidak terlalu berat. Akan tetapi pada tes kemampuan berbahasa inggris ini yang kemungkinan dapat menjadi tantangan yang cukup berat. Mengapa demikian? Karena tes toefl ini terdiri dari 3 kategori yaitu listening, reading, serta writing.

2. Kuliah Matrikulasi

Kuliah matrikulasi ini pada umumnya berlangsung kurang lebih selama 3 bulan. Kuliah matrikulasi ini ditujukan supaya mahasiswa baru dapat mengingat lagi materi yang telah dipelajari ketika masa kuliah S1. Serta kuliah matrikulasi ini sebagai jembatan penghubung antara pengetahuan yang didapat ketika kuliah S1 dengan pengetahuan yang akan dipelajari ketika kuliah S2.

3. Biaya Kuliah S2 yang Tinggi

Tantangan apabila lanjut kuliah S2 berikutnya adalah biaya kuliah S2 yang tinggi. Biaya ini mencakup biaya awal pendaftaran sekitar puluhan juta dan biaya SPP kurang lebih 5 juta per semesternya. Selain itu juga ditambah dengan beberapa kursus yang bersifat wajib.

Contohnya yaitu kursus SPSS, kursus E-learning, kursus bahasa inggris, dan juga kursus Multimedia. Maka dari itu, apabila dikalkulasikan bajet yang harus biaya yang harus dipersiapkan jika lanjut S2 yaitu sekitar 50 jutaan.

4. Tugas Kuliah yang Cukup Menantang

Tantangan apabila lanjut kuliah S2 yang terakhir adalah tugas kuliah yang cukup menantang. Karena mengingat gelar yang akan dicapai di S2 cukup tinggi. Maka tugas yang diberikan oleh dosen pun cukup menantang dan membuat Anda untuk berpikir keras. Contohnya yaitu tugas membuat buku, menerjemah buku, dan lain sebagainya.

Itulah tadi pembahasan tentang setelah jadi guru, mending lanjut S2 atau ikut PPG. Sebenarnya antara lanjut S2 atau ikut PPG adalah tergantung pada Anda yang menjalankannya. Baik S2 maupun PPG semuanya dapat mengantarkan Anda pada kesuksesan.