Wisuda merupakan momentum yang berkesan dan sangat dinantikan oleh para mahasiswa. Semua jerih payah akan terbayar sudah, dengan gelar sarjana yang kamu dapat. Bisa membanggakan orang tua namun akan sedih juga karena meninggalkan teman seperjuangan. Kebahagiaan ini akan terus berlanjut sampai beberapa hari bahkan minggu pasca wisuda.

Setelah itu kamu akan mendapat beberapa pertanyaan yang akan diajukan banyak orang. Ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat selanjutnya atau langsung terjun ke dunia kerja. Beberapa orang pastinya akan menyarankan untuk lanjut kuliah namun ada juga yang menyarankan untuk bekerja.

Melanjutkan Kuliah S2

Bagi kamu yang berminat untuk mengambil S2, semangatmu perlu di acungi jempol, setelah baru menyelesaikan skripsi, tidak semua orang masih mau melanjutkan Pendidikan. Faktor yang membuat orang melanjutkan pendidikannya yaitu memiliki dorongan untuk memperdalam ilmu. Dengan Pendidikan yang lebih tinggi diharapkan dapat lebih unggul dalam dunia persaingan kerja. Baik dari segi financial, komitmen, dan mental yang akan diberikan segudang tugas yang lebih menantang dibandingkan jenjang sarjana.

Jenjang master tentunya tidak semudah kuliah jenjang sarjana maka jangan jadikan kuliah S2 sebagai pelarian karena tak kunjung mendapat pekerjaan. Pada jenjang sarjana kamu hanya mempelajari dasar teori dan ilmu, dengan demikian kamu hanya mendengarkan materi yang diberikan oleh dosen. Berbanding terbalik dengan kuliah S2, didalam kelas kamu akan mempelajari studi kasus dan berdiskusi dengan teman sekelasmu. Dosen hanya menjadi moderator dalam diskusi karena yang dipelajari sangat dalam dan detail.

Di semester akhir aktivitas akan fokus pada kegiatan riset, kamu akan mempelajari bidangmu secara mendalam, dikelas maupun langsung ke lapangan. Dimasa riset ini, kamu memiliki kesempatan untuk bekerjasama dengan dosen untuk menyelesaikanya. Pendidikan pada tingkat master akan memberikanmu bekal tentang pengetahuan dan pengalaman secara profesional melalui proses riset.

Jika kamu akan mendalami bidang yang telah kamu tekuni pada S1 atau mengganti jurusan pada S2 tidak masalah. Pastikan dalam memilih jurusan dapat menentukan trend pekerjaan yang banyak dibutuhkan 10-15 tahun ke depan disertai pertimbangan terhadap hal yang kalian sukai. Setiap tahunnya banyak universitas di Indonesia yang menghasilkan lulusan di berbagai bidang, jika dihitung terdapat jutaan jutaan sarjana yang bersaing. Ditambang dengan minimnya lapangan kerja yang tersedia, ini yang menjadi faktor tingginya angka pengangguran.

Ini dapat dipertimbangan jika ingin melanjutkan S2, dengan jumlah yang terbilang sedikit maka mempunyai peluang lebih besar dalam dunia kerja. Lulusan S2 diklaim memiliki tingkat kedewasaan sikap dan cara berfikir yang lebih matang ketimbang lulusan S1. Sehingga dapat menempati posisi baik dalam perusahaan.

Kerja Setelah Lulus

Bagi yang merasa jenuh dengan kehidupan perkuliahan, coba dunia kerja karena kalian akan merasakan perbedaan sangat jauh dan hal-hal yang baru. Di dunia kerja kalian akan mendapatkan banyak pengalaman kerja, tantangan dan bertemu dengan orang-orang baru di bidangnya masing-masing. Bagi sebagian fresh graduate penghasilan sendiri jelas menjadi alasan utama dan dorongan yang membuat orang memilih bekerja daripada kuliah lagi. Walaupun gaji untuk orang baru tidak seberapa tetapi, ini akan membuat diri sendiri bangga.

Kamu tidak perlu lagi meminta ortu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan kamu bisa gunakan untuk liburan, ditabung, atau untuk biaya kuliahmu yang selanjutnya. Atau mungkin kamu mentraktir keluarga untuk makan-makan meski tidak mentraktir makanan mahal setidaknya membuat orang lain bahagia itu menyenangkan bukan? terkadang ada yang tidak ingin terus-terusan membebani orang tua, ada pula yang memang ingin tahu sebenarnya seperti apa dunia kerja.

Kalau kamu memilih bekerja dahulu menjadi bekal saat masuk S2 karena beberapa loker untuk jenjang S2 mensyaratkan mahasiswanya untuk memiliki pengalaman kerja setidaknya dua tahun. Pengalaman tersebut membuatmu selangkah lebih maju dibandingkan gelar master tetapi tidak punya pengalaman. Di S2, kamu dituntut menjadi pribadi yang lebih kritis namun, jika punya pengalaman kerja akan membuatmu lebih percaya diri menjalan kuliahmu. Dengan begitu kamu akan lebih mudah memahami materi perkuliahan karena kamu sudah mempraktekannya di dunia kerja.

Biaya untuk kuliah S2 terus melonjak inflasinya sekitar 15-20% per tahunnya. Bukankah lebih bangga jika kamu bisa membiaya kuliah S2mu sendiri dan pilihlah tempat kerja sesuai passion sehingga terasa menyenangkan saat bekerja.

Ada sedikit tips bila ingin melanjutkan kerja :

  • Pilih posisi MT ( Management Trainee ), karena kamu akan mendapatkan berbagai pelatihan dari perusahaan untuk persiapan jadi calon manager.
  • Kenali skill dan passion mu karena itu aset mu.
  • Siapkan mental dengan persyaratan pengalaman kerja yang ada, jangan langsung ciut. Buatlah daftar pengalaman organisasi, project yang sudah dikerjakan, atau penghargaan yang kamu raih. Kamu harus bisa meyakinkan perusahaan bahwa kamu adalah pribadi yang ingin belajar.
  • Cara tahu terlebih dahulu soal standar gaji di bidang yang kamu incar sebelum melakukan penawaran gaji.
  • Kamu perlu memperhatikan peluang perkembangan karier di perusahaan tersebut

Demikian pembahasan kali ini mengenai pertanyaan kita “Setelah Lulus Mending Lanjut S2 atau Kerja Dulu sebagai Fresh Graduate?” Sudahkah kalian memilih?